Rabu, 11 November 2020




 

Part -4

1.      Membeli atau Membuat Sendiri suatu Produk

Proses pengambilan keputusan terhadap alternatif membeli atau membuat sendiri suatu produk, dengan pertimbangan:

§  Terdapat kapasitas yang masih nganggur

§  Memiliki kemampuan untuk membuat produk sendiri

§  Biaya tetap masih belum terserap secara penuh

§  Ada tawaran produk yang sama di pasar

 

Contoh 1:

Perusahaan ingin membuat suku cadang  sesuai kebutu

han sebanyak 100.000 unit, harga yang ditawarkan oleh

pasar sebesar Rp  250/unit. Data biaya produksi Sbb:

 

Keterangan

Tarif

Total Biaya

 

 

 

Komponen Biaya:

 

 

§  Bahan baku

50

5.000.000

§  Tenaga kerja (v)

100

10.000.000

§  Biaya overhead pabrik (v)

30

3.000.000

§  Biaya overhead (tetap) dihindari

40

4.000.000

§  Biaya overhead (tetap) bersama

50

5.000.000

 

 

 

    Total Biaya Produksi

270

27.000.000

 

INFORMASI AKUNTANSI UNTUK KEPUTUSAN

 

 

 


Keterangan

Tarif

Total Biaya

 

 

 

Komponen Biaya:

 

 

§  Bahan baku

50

5.000.000

§  Tenaga kerja (v)

100

10.000.000

§  Biaya overhead pabrik (v)

30

3.000.000

§  Biaya overhead (tetap) dihindari

40

4.000.000

 

 

 

    Total Biaya Produksi

220

22.000.000

    Harga jika membeli produk

250

25.000.000

    Selisih Biaya yang terjadi

30

3.000.000

 

 

 

Jika membeli produk,   maka terdapat biaya overhead tetap bersama yang tidak dapat dihindarkan, sehingga terdapat selisih biaya sebesar Rp 30 per unit (Rp 3.000.000) sebagai kerugian (beban lebih tinggi).

 

Contoh 2:

Perusahaan ingin membuat suku cadang  sesuai kebutuhan sebanyak 100.000 unit,

harga yang ditawarkan oleh pasar sebesar Rp  350/unit. Data biaya produksi Sbb:

 

Keterangan

Tarif

Total Biaya

 

 

 

Komponen Biaya:

 

 

§  Bahan baku

50

5.000.000

§  Tenaga kerja (v)

100

10.000.000

§  Biaya overhead pabrik (v)

30

3.000.000

§  Biaya overhead (tetap) dihindari

90

9.000.000

 

 

 

    Total Biaya Produksi

270

27.000.000

 

 

INFORMASI AKUNTANSI UNTUK KEPUTUSAN

 
 

 

 

 

Keterangan

Tarif

Total Biaya

 

 

 

Manfaat:

 

 

§  Harga beli

350

35.000.000

 

 

 

Pengorbanan:

 

 

§  Taksiran biaya produksi

270

27.000.000

 

 

 

    Penghematan Biaya yang terjadi

120

12.000.000

 

              Jika suku cadang dibuat sendiri, akan terjadi penghematan sebesar

              Rp 12.000.000 setiap tahun.

 

 

 

 

Bagaimana jika membuat sendiri produk diperlukan suatu investasi     sebesar Rp 25.000.000 dgn taksiran ekonomis 3 tahun,  serta tingkat pengembalian investasi (ROI) sebesar 20%

 

 

 

 

 

 

 

 

 

INFORMASI AKUNTANSI UNTUK KEPUTUSAN

 
 

 

 


Keterangan

Tahun 1

Tahun 2

Tahun 3

 

 

 

 

Penghematan biaya

12.000.000

12.000.000

12.000.000

 

 

 

 

Discount factor : 20%

0,833

0,694

0,579

 

 

 

 

Present value

9.996.000

8.328.000

6.948.000

 

 

 

 

 

 


Nilai tunai penghematan selama umur ekonomis Rp 25.272.000 lebih besar dibanding dgn investasinya Rp 25.000.000. Kesimpulan: Memproduksi sendiri dibenarkan

        Contoh 3:

Perusahaan ingin membuat suku cadang  sesuai kebutuhan sebanyak 100.000 unit, harga yang ditawarkan oleh pasar sebesar Rp  475/unit. Data biaya produksi Sbb:

 

Keterangan

Tarif

Total Biaya

§  Bahan baku

50

5.000.000

§  Tenaga kerja (v)

200

20.000.000

§  Biaya overhead pabrik (v)

80

8.000.000

§  Biaya tetap langsung:

 

 

Biaya supervisi

50

5.000.000

Biaya sewa ekuipmen

70

7.000.000

§  Biaya tetap tidak langsung

300

30.000.000

 

 

 

    Total Biaya Produksi

750

75.000.000

 

INFORMASI AKUNTANSI UNTUK KEPUTUSAN

 

          

 

Keterangan

Membuat

Membeli

§  Bahan baku

5.000.000

-

§  Tenaga kerja (v)

20.000.000

-

§  Biaya overhead pabrik (v)

8.000.000

-

§  Biaya tetap langsung:

 

 

Biaya supervisi

5.000.000

-

Biaya sewa ekuipmen

7.000.000

-

§  Biaya Membeli

-

47.500.000

 

 

 

    Biaya Differensial

45.000.000

47.500.000

  Kesimpulan: Membeli tidak menguntungkan

 

2.      Menjual atau Memproses lebih lanjut suatu Produk

Proses pengambilan keputusan terhadap alternatif menjual atau memproses lebih lanjut suatu produk, dengan pertimbangan:

§  Ada pendapatan differensial dan biaya differensial

§  Memiliki kemampuan untuk memproses lebih lanjut

§  Ada peluang pasar yang lebih baik atas produk yg dibuat

        Contoh 1:

Informasi biaya differensial produk “A”

 

Keterangan

Tarif

Total Biaya

§  Bahan baku

2.000

20.000.000

§  Tenaga kerja (v)

1.000

10.000.000

§  Biaya overhead pabrik (v)

1.500

15.000.000

§  Biaya overhead pabrik (T)

1.300

13.000.000

§  Biaya administrasi & umum (T)

500

5.000.000

§  Biaya pemasaran (T)

750

7.500.000

 

 

 

    Total Biaya Penuh Produk “A”

7.050

70.500.000

 

 

 

      Data tambahan saat ini:

§  Unit yang terjual 10.000, dgn harga Rp 10.000/unit

§  Total kos yang diperhitungkan Rp 70.500.000

§  Laba bersih yang diperhitungkan Rp 29.500.000

§  Diproses menjadi Produk “A-1” tidak memerlukan investasi baru,

tambahan biaya Rp 5.000/umit dgn harga jual baru Rp 18.500

 

INFORMASI AKUNTANSI UNTUK KEPUTUSAN

 
 

 

 


Keterangan

Jumlah

 

 

 Pendapatan Differensial  

 

       (Rp 18.500 – Rp 10.000) x 10.000 unit

85.000.000

 

 

 Biaya Differensial  

 

       (Rp 5.000 x 10.000 unit)

50.000.000

 

 

 Laba Differensia ( dari produk “A menjadi A-1”

35.000.000

 

              Kesimpulan: Memproses lebih lanjut lebih menguntungkan

 

 

      Contoh 2 (lanjutan):

§  Untuk memproses lebih lanjut produk “A menjadi A-1”diperlukan tambahan investasi Rp 100.000.000 & manfaat ekonomis tiga tahun tingkat return on invesment 20%.

 

INFORMASI AKUNTANSI UNTUK KEPUTUSAN

 
 

 

 


Keterangan

Jumlah

 Pendapatan Differensial  

 

       (Rp 18.500 – Rp 10.000) x 10.000 unit

85.000.000

 Biaya Differensial  

 

       (Rp 5.000 x 10.000 unit)

50.000.000

 

 

 Laba Differensia ( dari produk “A menjadi A-1”

35.000.000

 

 

INFORMASI AKUNTANSI UNTUK KEPUTUSAN

 

 

 

 


Keterangan

Jumlah

 

 

 Present Value Laba Differensial:  

 

 tahun 1 : 0,833 x Rp 35.000.000

29.155.000

 tahun 2 : 0,694 x Rp 35.000.000

24.290.000

 tahun 3 : 0,579 x Rp 35.000.000

20.265.000

 Total nilai tunai laba differensial

73.710.000

 

 

 Tambahan investasi

100.000.000

 

 

 Nilai tunai bersih

26.290.000

 

  Kesimpulan: Memproses lebih lanjut dgn tambahan investasi sebesar

 Rp 100.000.000 tidak menguntungkan, lebih baik dijual

 dalam keadaan saat ini.

 

 

 

3.      Menghentikan atau Melanjutkan Produk Tertentu

Proses pengambilan keputusan terhadap alternatif menghentikan atau melanjutkan produk atau kegiatan tertentu dapat terjadi, jika perusahaan memiliki lini produk, memiliki divisi yang berpotensial menyumbangkan kerugian, dgn pertimbangan:

§  Pendapatan differensial dan biaya differensial yang hilang

§  Manfaat biaya terhindar yg diperoleh

Jika lini produk hendak ditutup, maka harus dipertimbangkan berbagai

kemungkinan yang terjadi:

 

§  Kontribusi pendapatan yang dikorbankan

§  Manfaat biaya yang dapat dihindarkan

§  Biaya yang tidak dapat dihindarkan

§  Total manfaat yang diperoleh

Contoh 1:

 

PT. WIRAYUDA

Laporan Laba-rugi Per Lini Produk

Periode Triwulan I Tahun 2008

 

Keterangan

Produk A

Produk B

Produk C

 

 

 

 

Penjualan

500.000.000

250.000.000

250.000.000

Biaya Variabel

260.000.000

105.000.000

115.000.000

 

 

 

 

Laba Kontribusi

240.000.000

145.000.000

135.000.000

 

 

 

 

Biaya tetap terhindarkan

120.000.000

80.000.000

110.000.000

Biaya tetap tak terhindar

30.000.000

30.000.000

30.000.000

Total biaya tetap

150.000.000

110.000.000

140.000.000

 

 

 

 

Laba bersih

90.000.000

35.000.000

- 5.000.000

120.000.000

 

                                   Total Laba bersih

 

 

INFORMASI AKUNTANSI UNTUK PRODUK “C”

 

 

 

 


Keterangan

Jumlah

 

 

 Manfaat Biaya:   

 

 Biaya variabel

115.000.000

 Biaya tetap yang terhindarkan

110.000.000

 Total manfaat

225.000.000

 

 

 Pengorbanan (pendapatan yg hilang)

250.000.000

 

 

 Manfaat bersih

- 25.000.000

 

  Kesimpulan: Produk “C” tidak perlu dihentikan, karena berpotensi

 menambah kerugian.

 

 

Contoh 2 Alternatif:

 

PT. WIRAYUDA

Laporan Laba-rugi Per Lini Produk

Periode Triwulan I Tahun 2008

 

Keterangan

Produk A

Produk B

Produk C

 

 

 

 

Penjualan

500.000.000

250.000.000

250.000.000

Biaya Variabel

260.000.000

105.000.000

115.000.000

 

 

 

 

Laba Kontribusi

240.000.000

145.000.000

135.000.000

 

 

 

 

Biaya tetap terhindarkan

120.000.000

80.000.000

110.000.000

Biaya tetap tak terhindar*

41.538.000

25.096.000

23.366.000

Total biaya tetap

161.538.000

105.096.000

133.366.000

 

 

 

 

Laba bersih

78.462.000

39.904.000

1.634.000

120.000.000

 

                                   Total Laba bersih

 

            * Biaya tetap tak terhindar dibebankan atas dasar perbandingan

               laba kontribusi

 

 

 

 

4.      Menerima atau Menolak Pesanan Khusus

Proses pengambilan keputusan terhadap alternatif menerima atau menolak pesanan khusus, atas dasar pertimbangan:

 

§  Adanya kapasitas nganggur

§  Tidak merusak harga pasar

§  Penggunaan pesanan dapat diawasi

§  Berfokus pada kegiatan sosial dan keagamaan

Contoh 1:

PT. Wirayuda memiliki kapasitas produksi sebesar 200.000 unit, kapa sitas yang telah dimanfaat sebesar 150.000 unit (75%),  dgn harga jual

Rp 1.250/unit

 

 

 

 

 

 

 

        

  Anggaran tahun 2008 untuk 150.000 unit Sbb:

 

Keterangan

Tarif

Total Biaya

 

 

 

Biaya Variabel:

 

 

§  Biaya produksi (v)

400

60.000.000

§  Biaya komersial (v)

120

18.000.000

 

 

 

Biaya Tetap:

 

 

§  Biaya overhead (T)

300

45.000.000

§  Biaya komersial (T)

150

22.500.000

 

 

 

    Total Biaya Penuh Produk “A”

970

145.500.000

 

                *) Terdapat pesanan khusus sebanyak 30.000 unit dengan harga

                   pesanan Rp 750 per unit

 

INFORMASI AKUNTANSI UNTUK KEPUTUSAN

 

 

 

 

 


Keterangan

Jumlah

 

 

 Pendapatan Differensial:   

 

 30.000 unit x Rp  750

22.500.000

 

 

 Biaya Differensial:

 

 Biaya produksi (v)

12.000.000

 Biaya komersial (v)

3.600.000

 

15.600.000

 

 

 Laba Differensial

6.900.000

 

  Kesimpulan: Pesanan khusus diterima, karena memberi kontribusi

                        margin sebesar Rp 6.900.000 (tambahan laba)

 

 

 

 

 

 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar