Rabu, 11 November 2020

 


Part - 2

Akuntansi Biaya Variabel

Metode penentuan harga pokok produksi (dan pengaruhnya pada penyajian laporan laba rugi), dimana biaya produksi variabel saja yang dibebankan sebagai bagian kos produk.

Penentuan Harga Pokok:

No

Keterangan

Full costing

Variable costing

 

 

 

 

1

Bahan baku

5.000

5.000

2

Tenaga kerja langsung

3.000

3.000

3

BOP (variabel)

2.000

2.000

4

BOP (tetap)

2.500

-

 

Total kos produk (per unit)

12.500

10.000

 

 

Contoh: PT.WIRATA memiliki Data operasi salama tahun 2014 Sbb:

§  Jumlah yg diproduksi                          :    50.000 unit

§  Jumlah yg terjual                                             :    45.000 unit

§  Persediaan akhir                                              :      5.000 unit

§  Harga jual                                                        : Rp   100/unit

§  Biaya Bahan baku                                           : Rp     20/unit

§  Biaya tenaga kerja langsung                           : Rp     15/unit

§  Biaya overhead (variabel)                               : Rp     15/unit

§  Biaya operasi (variabel)                                   : Rp     10/unit

§  Biaya operasi (tetap)                                       : Rp 1.000.000

§  Biaya overhead (tetap)                                    : Rp    500.000

 

 

                                                 PT.WIRATA

                           Laporan Kos Produk & HP. Penjualan

                          Periode Tahun 2008 (dlm jutaan rupiah)

(Pendekatan Full Costing)

 

Keterangan

Produksi

Tarif

Biaya

 

 

 

 

Bahan baku

50.000

20

1.000.000

Tenaga kerja langsung

50.000

15

750.000

BOP (variabel)

50.000

15

750.000

BOP (tetap)

50.000

10

500.000

Kos barang yg diproduksi

50.000

60

3.000.000

Persediaan akhir

5.000

60

300.000

Kos barang yg terjual

45.000

60

2.700.000

 

 

  PT.WIRATA

                 Laporan Laba/Rugi

        Periode Tahun 2008 (dlm jutaan rupiah)

  (Pendekatan Full Costing)

 

Keterangan

Produksi

Tarif

Biaya

 

 

 

 

Penjualan

45.000

100

4.500.000

Kos barang yg terjual

45.000

60

2.700.000

Profit margin

-

-

1.800.000

 

 

 

 

Biaya Operasi:

 

 

 

Biaya operasi (variabel)

45.000

10

450.000

Biaya operasi (tetap)

-

-

1.000.000

Total biaya operasi

-

-

1.450.000

 

 

 

 

Laba bersih

-

-

350.000

 

Catatan:

Produk terjual                             BOP (T) sbg kos produk yang terjual

Persediaan                                   BOP (T) melekat pada produk

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                                 PT.WIRATA

                           Laporan Kos Produk & HP. Penjualan

                          Periode Tahun 2008 (dlm jutaan rupiah)

(Pendekatan Variable Costing)

 

Keterangan

Produksi

Tarif

Biaya

 

 

 

 

Bahan baku

50.000

20

1.000.000

Tenaga kerja langsung

50.000

15

750.000

BOP (variabel)

50.000

15

750.000

BOP (tetap)

-

-

-

Kos barang yg diproduksi

50.000

50

2.500.000

Persediaan akhir

5.000

50

250.000

Kos barang yg terjual

45.000

50

2.250.000

 

 

  PT.WIRATA

                 Laporan Laba/Rugi

        Periode Tahun 2008 (dlm jutaan rupiah)

  (Pendekatan Variable Costing)

 

Keterangan

Produksi

Tarif

Biaya

 

 

 

 

Penjualan

45.000

100

4.500.000

 

 

 

 

Kos barang yg terjual (V)

45.000

50

2.250.000

Biaya operasi (V)

45.000

10

450.000

Total biaya variabel

45.000

50

2.700.000

 

 

 

 

Contribution margin

-

-

1.800.000

 

 

 

 

Biaya Periodik:

 

 

 

Biaya overhead (tetap)

-

-

500.000

Biaya operasi (tetap)

-

-

1.000.000

Total biaya Periodik

-

-

1.500.000

 

 

 

 

Laba bersih

-

-

300.000

     PT. WIRATA

                Laporan Kos Produk & HP. Penjualan

       Periode Tahun 2008

 

Full costing

Keterangan

Direct costing

 

 

 

1.000.000

Bahan baku

1.000.000

750.000

Tenaga kerja langsung

750.000

750.000

BOP (variabel)

750.000

500.000

BOP (tetap)

-

3.000.000

Kos barang yg diproduksi

2.500.000

 

 

 

- 300.000

Persediaan akhir

 - 250.000

 

 

 

2.700.000

Kos barang yg terjual

2.250.000

 

 

      PT. WIRATA

 Laporan Laba Rugi

Periode Tahun 2008

 

Full costing

Keterangan

Direct costing

 

 

 

4.500.000

Penjualan

4.500.000

 

 

 

2.700.000

Kos barang yg terjual

2.250.000

0

Biaya operasi (V)

450.000

2.700.000

Total biaya

2.700.000

1.800.000

Profit/Contribution margin

1.800.000

 

Biaya Operasi/Periodik:

 

450.000

Biaya Operasi (V)

0

1.000.000

Biaya operasi (T)

1.000.000

0

Biaya oeverhead (T)

500.000

1.450.000

Total biaya operasi/periodik

1.500.000

 

 

 

350.000

Laba bersih

300.000

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                                             Irawan., SE., M.Si

Part-1

PENGERTIAN AKUNTANSI BIAYA

Akuntansi biaya merupakan bagian dari akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen dimana akuntansi biaya menyerap informasi masa lalu yang dihasilkan dari akuntansi keuangan berupa laporan keuangan dengan informasi masa depan yang tertuang dalam akuntansi manajemen.  Informasi adalah data, fakta atau persepsi yang telah diolah dalam suatu system sehingga bermanfaat (mempunyai nilai) bagi pemakainya. Informasi secara garis besar dibagi dua yaitu informasi kuantitatif dan informasi non kuantitatif. Informasi akuntansi merupakan salah satu bagian dari informasin kuantitatif yang bersifat keuangan. Informasi tersebut umumnya dibutuhkan oleh suatu organisasi sebagai dasar pengambilan keputusan.

Contoh penggunaan informasi akuntansi bagi masing-masing pemakai informasi :

Pemakai informasi

Penggunaan Informasi Akuntansi

Manajemen

Penyusunan anggaran

Investor

Perubahan atau penarikan modal

Kreditur

Perpanjangan kontrak kredit

Pemerintah (misal : Direktorat Jendral Pajak)

Pembuktian kebenaran penghitungan dan pembayaran pajak

Calon Investor

Keputusan investasi modal

Calon Kreditur

Persetujuan pemberian kredit

 

Berikut ini merupakan persamaan dan perbedaan antara akuntansi keuangan dengan akuntansi manajemen.

1.      Persamaan Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Manajemen

a)      Keduanya merupakan sistem pengolahan informasi yang menghasilkan informasi keuangan.

b)      Keduanya berfungsi sebagai penyedia informasi keuangan yang bermanfaat bagi seseorang untuk pengambilan keputusan. Akuntansi manajemen menyajikan informasi yang lebih dititikberatkan untuk memenuhi kebutuhan informasi pihak internal organisasi. Akuntansi keuangan menyajikan informasi yang lebih dititikberatkan untuk memenuhi kebutuhan informasi pihak eksternal organisasi.

 

Perbedaan Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Manajemen

AKUNTANSI  KEUANGAN

AKUNTANSI  MANAJEMEN

Pemakai utama

Manajer puncak dan pihakluar

Manajer berbagai jenjang

Lingkup informasi

Perusahaan scr keseluruhan

Bagian perusahaan

Fokus informasi

Orientasi masa lalu

Orientasi masa yad

Kriteria bagi informasi

Dibatasi PABU

Tidak ada batasan

Disiplin sumber

Ilmu ekonomi

Ilmu ekonomi dan psikologi sosial

Isi laporan

Laporan ringkasan perush keseluruhan

Laporan rinci mengenai bagian perusahaan

Sifat informasi

Ketepatan informasi=penting

Unsur taksiran besar

Rentang waktu

Kurang fleksibel.kwrtal,smt,th

Fleksibel,harian,mingguan

 

Setelah dijelaskan persamaan dan perbedaan akuntansi keuangan dengan akuntansi manajemen maka dapat disimpulkan mengenai pengertian akuntansi biaya. Akuntansi biaya adalah suatu sistem pencatatan, penggolongan, peringkasan dan penyajian biaya pembuatan dan penjualan produk atau jasa , dengan cara-cara tertentu, serta penafsiran terhadapnya. Objek kegiatan akuntansi biaya adalah biaya. Proses pencatatan, penggolongan, peringkasan dan penyajian , serta penafsiran informasi biaya adalah tergantung untuk siapa proses tersebut ditujukan. Proses akuntansi biaya dapat ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pemakai luar perusahaan.  Dalam hal ini proses akuntansi biaya harus memperhatikan karakteristik akuntansi keuangan. Dengan demikian akuntansi biaya merupakan bagian dari akuntansi keuangan. Proses akuntansi biaya dapat ditujukan pula untuk memenuhi kebutuhan pemakai dalam perusahaan. Dalam hal ini akuntansi biaya memperhatikan karakteristik akuntansi manajemen. Dengan demikian akuntansi biaya merupakan bagian dari akuntansi manajemen.

Tujuan Akuntansi Biaya  :

1. Penentuan Harga Pokok (kos)  Produk atau Jasa

2. Perencaanaan dan Pengendalian Biaya

3. Pengambilan Keputusan Bisnis

 

 

2. Pengertian Biaya

Basic Cost Concepts        Secara umum Biaya (Cost) adalah pengorbanan sumber ekonomi, yang diukur dalam satuan uang,yang telah terjadi atau yang kemungkinan akan terjadi untuk tujuan (manfaat) tertentu

ü  Cost adalah KAS atau setara dg KAS yg dikorbankan untuk mendapatkan barang/jasa yg diperkirakan akan membawa manfaat saat ini atau masa yg akan datang.

ü  Costs dimaksudkan untuk mendapatkan manfaat

ü  Cost yg sudah dimanfaatkan disebut BEBAN

ü  Cost yg belum menjadi beban dilaporkan sebagai ASET pada NERACA

Cost Object       Objek Biaya adalah setiap item, seperti produk,Pelanggan, departmen, proyek, aktifitas, dsb dimana biaya diukur dan dibebankan.

Contoh: Sepatu adalah cost object jika anda menentukan berapa harga pokok Sepatu tsb.

 

Biaya Dalam Proses produksi

-          Perusahaan Jasa          Tidak Ada Proses Produksi

-          Perusahaan Dagang          

-          Perusahaan Manufaktur

      Perusahaan manufaktur mempunyai kegiatan pokok mengolah bahan baku menjadi produk jadi yang siap untuk dijual.

      Fungsi pokok dalam perusahaan manufaktur dibagi menjadi tiga golongan, maka biaya dalam perusahaan manufaktur dibagi menjadi :

1.      Biaya produksi

2.      Biaya pemasaran

3.      Biaya administrasi dan umum

 

 

 

 

3. Klasifikasi Biaya

Klasifikasi dasar:

      Produk

      Waktu pengakuan

      Perilaku Biaya

      Pembuatan Keputusan

      Karakteristik Biaya scr ekonomi

Klasifikasi Biaya Menurut Hubungannya dgn Produk

BIAYA PABRIKASI:

Ø  Biaya Bahan

Biaya Bahan Baku utama dalam proses produksi

Ø  Biaya Tenaga Kerja

Biaya Tenaga Kerja Langsung (BTKL) yang berhubungan langsung dengan aktivitas produksi

Ø  Biaya Overhead Pabrik (BOP)

Biaya Bahan PenolongàBOP

Biaya Tenaga Kerja Tidak Langsung (BTKTL)  àBOP

 

BIAYA KOMERSIAL:

      Biaya Pemasaran

      Biaya Administrasi dan Umum

Manufacturing Costs

Bahan Baku: Bahan yg scr langsung dapat diusut ke produk.  Contoh:  Kayu jati pada Meja

Tenaga Kerja: TK yg scr langsung ikut mengerjakan produk/jasa.  Contoh:  Upah Pekerja

BOP asemua biaya produksi selain BB & BTK.

Contoh: depresiasi pabrik, Bahan habis pakai, Bahan penolong, gaji mandor, dsb.

Non production Costs

Marketing (selling) costs. Example:    Biaya iklan. Administrative costs

 

Klasifikasi Biaya Menurut Waktu Pengakuan

      Biaya Produk ( Product cost ) : berkaitan dengan produk yang akan di olah menjadi barang siap pakai/siap jual seperti biaya bahan baku yang masuk kedalam laporan keuangan neraca di persediaan.

      Biaya Periode ( Period cost ) : berkaitan dengan usaha dalam aktivitas operasional perusahaan seperti biaya marketing & biaya administrasi termasuk biaya periode pada laporan laba rugi

 

Klasifikasi Biaya Dikaitkan Dgn Volume Produksi

      Biaya Variabel ( Variabel cost )

Biaya variabel adalah biaya yang bila dikaitkan dengan volume secara per unit akan selalu tetap meskipun volume produksi berubah-ubah,akan tetapi secara total biaya tersebut jumlahnya akan berubah sesuai dengan proporsi perubahan aktivitas.

      Biaya Tetap ( Fixed cost )

Biaya Tetap adalah biaya yang secara total tidak berubah jumlahnya meskipun jumlah produksi berubah.

Biaya Semi Variabel adalah biaya yang tidak tergolong biaya variabel dan biaya tetap